Senin, 23 Desember 2013
Makhluk Hidup yang Hidup di Segitiga Bermuda
Laut Sargasso merupakan salah satu laut dengan jumlah pegunungan yang banyak serta terdapat banyak ngarai yang terjal dengan luas kurang lebih 1,5 juta mil persegi. Setiap kapal atau pesawat yang melitasi daerah ini biasanya mengalami kerusakan pada kompasnya sehingga kompas terus berputar dan tidak dapat memberitahu arah yang jelas. Ini terjadi karena kuatnya medan magnet yang ada di Laut Sargasso. Arus di laut ini sangatlah kuat sehingga mampu membentuk semacam pusaran air yang mengalir searah dengan jarum jam secara perlahan.
Air Laut Sargasso sangat biru dan hangat dengan kejernihan yang luar biasa, tetapi Sesungguhnya Laut Sargasso merupakan laut yang sangat miskin jenis flora dan fauna baharinya dengan jumlah populasi yang kecil karena sangat jarang arus air yang membawa zat makanan seperti plankton atau fitoplankton mengalir melalui daerah ini, nih gan makhluk2 yg hidup di dalam laut Sargasso
1. Ganggang sargasso merupakan satu-satunya yang mampu hidup dan tumbuh sampai 100 meter, mengambang di permukaan air dan juga mendominasi bahari Laut Sargasso, ganggang ini minim zat makanan. Di dalam ganggang ini terdapat sejumlah kantung udara yang dapat membuat ganggang ini mengambang di permukaan air laut. Dari dalam laut, ganggang ini terlihat seperti pepohonan yang rimbun.
1. Ganggang sargasso merupakan satu-satunya yang mampu hidup dan tumbuh sampai 100 meter, mengambang di permukaan air dan juga mendominasi bahari Laut Sargasso, ganggang ini minim zat makanan. Di dalam ganggang ini terdapat sejumlah kantung udara yang dapat membuat ganggang ini mengambang di permukaan air laut. Dari dalam laut, ganggang ini terlihat seperti pepohonan yang rimbun.
2. Nah ada makhluk laut unik dan aneh yang hidup di antara kumpulan ganggang sargasso ini, misalnya isopoda parasit.
3. Selain ganggang sargasso, sidat merupakan fauna Laut Sargasso yang sangat unik. Bentuk sidat ini mirip sejenis belut. Sidat berkembang biak dengan bertelur, kemudian setelah telurnya menetas, akan menjadi lava. Lava yang dinamakan leptosefalus inilah yang akan menjadi sidat dewasa. Lava ini akan mengambang di antara ganggang dan terbawa arus ke berbagai sungai, hingga akhirnya tumbuh. Uniknya, sidat ini pada akhirnya akan selalu kembali ke Laut Sargasso dimana mereka dilahirkan, yaitu untuk kawin dan mati.
4. Di tempat ini pun ada makhluk-makhluk tertentu yang hanya hidup di Laut Sargasso sehingga mereka pun dinamakan secara khusus pula, seperti kepiting sargasso dan kuda laut Sargasso.
Minggu, 22 Desember 2013
Kelucuan Llama yang Menganggap Dirinya Adalah Seekor Anjing
Siapa sangka bahwa hewan Llama dapat bertingkah layaknya seekor anjing peliharaan, namun itulah kenyataan yang dibuktikan pasangan asal Inggris yang berhasil melatih tujuh ekor Llama peliharaan mereka hingga dapat bertingkah seperti anjing kecil yang lucu.
Ketujuh Llama ini mengejutkan pemiliknya dengan belajar bagaimana untuk mengambil barang, berguling, duduk dan menyelesaikan kursus latihan anjing.
Tim dan Terri Crowfoot telah lama mendengar bahwa Llama merupakan hewan yang sangat cerdas, namun tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka bahwa binatang ini bisa diajari ketrampilan-keterampilan khusus.
Pasangan dari Droxford, Southampton tersebut, kini telah terbiasa dengan tatapan aneh dari para tetangga ketika mereka membawa hewan peliharaan mereka keluar untuk jalan-jalan.
“Awalnya kami hanya bermaksud memelihara Llama sebagai teman untuk kuda tua saya, Thumper,” ujar Terri.
“Kami tahu Llama merupakan hewan yang cerdas, jadi kami berpikir untuk mencoba mengajarkan mereka untuk duduk dan hal-hal yang sama seperti anjing.” jelas Terri sambil menambahkan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat Llama peliharaannya ternyata sangat cepat menangkap latihan yang mereka berikan.

Bahkan, para Llama ini dapat menyelesaikan serangkaian kursus melompat, berlari dan kemudian membunyikan bel.
David, Dillon, Thomas, Oscar, Toby, Mary, Ann dan Bansky sangat menyukai sesi latihan mereka sehari-hari yang biasanya memakan waktu antara 1-3 jam.
Fakta Llama
1. Llama termasuk keluarga unta dan memiliki masa hidup sekitar 15 sampai 29 tahun.
2. Mereka dijinakkan di Peru 5.000 hingga 6.000 tahun yang lalu dan termasuk di antara hewan tertua di dunia yang dijinakkan.
3. Llama berkomunikasi dengan berdengung dan mengekspresikan diri melalui serangkaian postur telinga, tubuh, dan ekor.
4. Llama akan meludahi Llama lain dalam rangka menetapkan urutan kekuasaan dalam kelompok.
5. Seekor Llama yang merasa terancam atau salah dalam penanganan terkadang meludahi manusia.
Sumber :
klikunic.com
Ketujuh Llama ini mengejutkan pemiliknya dengan belajar bagaimana untuk mengambil barang, berguling, duduk dan menyelesaikan kursus latihan anjing.
Tim dan Terri Crowfoot telah lama mendengar bahwa Llama merupakan hewan yang sangat cerdas, namun tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka bahwa binatang ini bisa diajari ketrampilan-keterampilan khusus.
Pasangan dari Droxford, Southampton tersebut, kini telah terbiasa dengan tatapan aneh dari para tetangga ketika mereka membawa hewan peliharaan mereka keluar untuk jalan-jalan.
“Awalnya kami hanya bermaksud memelihara Llama sebagai teman untuk kuda tua saya, Thumper,” ujar Terri.
“Kami tahu Llama merupakan hewan yang cerdas, jadi kami berpikir untuk mencoba mengajarkan mereka untuk duduk dan hal-hal yang sama seperti anjing.” jelas Terri sambil menambahkan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat Llama peliharaannya ternyata sangat cepat menangkap latihan yang mereka berikan.
Bahkan, para Llama ini dapat menyelesaikan serangkaian kursus melompat, berlari dan kemudian membunyikan bel.
David, Dillon, Thomas, Oscar, Toby, Mary, Ann dan Bansky sangat menyukai sesi latihan mereka sehari-hari yang biasanya memakan waktu antara 1-3 jam.
Fakta Llama
1. Llama termasuk keluarga unta dan memiliki masa hidup sekitar 15 sampai 29 tahun.
2. Mereka dijinakkan di Peru 5.000 hingga 6.000 tahun yang lalu dan termasuk di antara hewan tertua di dunia yang dijinakkan.
3. Llama berkomunikasi dengan berdengung dan mengekspresikan diri melalui serangkaian postur telinga, tubuh, dan ekor.
4. Llama akan meludahi Llama lain dalam rangka menetapkan urutan kekuasaan dalam kelompok.
5. Seekor Llama yang merasa terancam atau salah dalam penanganan terkadang meludahi manusia.
Sumber :
klikunic.com
Sabtu, 21 Desember 2013
Gaya Gaya Seks Pada Setiap Makhluk Hidup
Gaya-Gaya Seks Pada Setiap Makhluk Hidup - ya memang gaya seks pada setiap makhluk hidup memiliki karakteristik yang berbeda tentunya, seperti yang tertera dibawah ini bhwa pd setiap makhluk hidup cara me ngseknya sangat beragam, mungkin untuk dilihat cukup baik bagi yang suka dengan hiburan macam ini. oke selengkapnya lihat saja gambarnya dibawah ini.

OPPSS..!!..Bukan Yang Di Atas Ni..Yang Di Bawah Tu Ya...HEHEHHE...Semoga Terhibur


















Demikianlah ulasan tentang Gaya-Gaya Seks Pada Setiap Makhluk Hidup, semoga memberikan hiburan yang memuaskan.
Spesies Kera Baru Berjanggut Merah Ditemukan di Amazon
Spesies kera baru yang berciri janggut merah ditemukan di Amazon, diumumkan para peneliti minggu ini, tapi kera ini juga berada dalam ancaman kepunahan.
Spesies kera baru yang berciri janggut merah ditemukan di Amazon, diumumkan para peneliti minggu ini, tapi kera ini juga berada dalam ancaman kepunahan.
Kera jenis titi bernama latin Callicebus caquetensis ini berukuran seekor kucing dan memiliki bulu coklat keabu-aban, dan memiliki janggut merah berantakan di sekitar dagunya.

Tak seperti kera lain yang dihubung-hubungkan dengan jenisnya, Callicebus caquetensis tak memiliki garis putih di keningnya.
Petunjuk-pteunjuk bahwa sebuah spesies primata tak dikenal hidup di wilayah Caquetá, Kolombia, dekat batas Ecuador dan Peru, muncul sejak 30 tahun yang lalu, tapi para peneliti tidak pernah bisa mengakses wilayah itu dikarenakan kekerasan dan pemberontakan.
Barulah dua tahun yang lalu profesor Thomas Defler, Marta Bueno dan pelajar mereka, Javier García dari Universitas Negeri Kolombia bisa sampai di bagian atas Sungai Caquetá.
Mereka menggunakan GPS untuk menemukan jalan di sekitar area tersebut, mencari kera dengan berjalan kaki dan mendengarkan suara mereka.
"Penemuan ini benar-benar menarik karena kami sudah mendengar tentang hewan ini, tapi lama sekali kami tak bisa mengkonfirmasi bahwa ia berbeda dari kera titi lain," kata Defler.
Tak seperti primata lain, kera-kera titi ini membentuk hubungan seumur hidup. Peneliti melaporkan bahwa pasangan-pasangan kera sering terlihat duduk di dahan dengan ekor mereka terjalin. Mereka biasanya melahirkan satu bayi per tahun.
Namun spesies yang baru ditemukan ini tengah berjuang bertahan hidup karena deforesasi. Setidaknya tak kurang dari 250 ekor kera titi Caquetá yang ada (populasi yang sehat seharusnya ada ribuan).
Populasi kecil ini dan habitat yang kian terbatas menempatkan mereka di posisi terancam punah dengan resiko yang amat tinggi dalam jangka waktu tak lama di masa depan.
"Penemuan ini khususnya penting karena mengingatkan kita bahwa kita harus merayakan keragaman Bumi tapi juga harus mengambil tindakan sekarang untuk memeliharanya," kata José Vicente Rodrígue, kepala sains di Konservasi Internasional di Kolombia dan Presiden dari Asosiasi Zoology Kolombia.
Sumber :
forum.vivanews.com
Kera jenis titi bernama latin Callicebus caquetensis ini berukuran seekor kucing dan memiliki bulu coklat keabu-aban, dan memiliki janggut merah berantakan di sekitar dagunya.

Tak seperti kera lain yang dihubung-hubungkan dengan jenisnya, Callicebus caquetensis tak memiliki garis putih di keningnya.
Petunjuk-pteunjuk bahwa sebuah spesies primata tak dikenal hidup di wilayah Caquetá, Kolombia, dekat batas Ecuador dan Peru, muncul sejak 30 tahun yang lalu, tapi para peneliti tidak pernah bisa mengakses wilayah itu dikarenakan kekerasan dan pemberontakan.
Barulah dua tahun yang lalu profesor Thomas Defler, Marta Bueno dan pelajar mereka, Javier García dari Universitas Negeri Kolombia bisa sampai di bagian atas Sungai Caquetá.
Mereka menggunakan GPS untuk menemukan jalan di sekitar area tersebut, mencari kera dengan berjalan kaki dan mendengarkan suara mereka.
"Penemuan ini benar-benar menarik karena kami sudah mendengar tentang hewan ini, tapi lama sekali kami tak bisa mengkonfirmasi bahwa ia berbeda dari kera titi lain," kata Defler.
Tak seperti primata lain, kera-kera titi ini membentuk hubungan seumur hidup. Peneliti melaporkan bahwa pasangan-pasangan kera sering terlihat duduk di dahan dengan ekor mereka terjalin. Mereka biasanya melahirkan satu bayi per tahun.
Namun spesies yang baru ditemukan ini tengah berjuang bertahan hidup karena deforesasi. Setidaknya tak kurang dari 250 ekor kera titi Caquetá yang ada (populasi yang sehat seharusnya ada ribuan).
Populasi kecil ini dan habitat yang kian terbatas menempatkan mereka di posisi terancam punah dengan resiko yang amat tinggi dalam jangka waktu tak lama di masa depan.
"Penemuan ini khususnya penting karena mengingatkan kita bahwa kita harus merayakan keragaman Bumi tapi juga harus mengambil tindakan sekarang untuk memeliharanya," kata José Vicente Rodrígue, kepala sains di Konservasi Internasional di Kolombia dan Presiden dari Asosiasi Zoology Kolombia.
Sumber :
forum.vivanews.com
Kumpulan Desain Rumah Paling Unk
Rumah memang merupakan surga bagi setiap keluarga, rumah yang indah dan nyaman pasti merupakan impian bagi semua orang. Terkadang orang justru lebih suka rumahnya terlihat unik dan aneh, berikut rumah rumah dengan desain unik.
















Langganan:
Komentar (Atom)